Kaltim Berperan Menahan Defisit Perdagangan Nasional

img

(Isran Noor)

 

SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan  posisi Kaltim  masih memiliki peran yang besar dalam  menahan defisit perdagangan nasional. 

"Saya sudah sampaikan bahwa sejak Januari sampai Juni 2020,  kita masih surplus U$D 5,2 miliar walaupun itu turun karena penurunan diakibatkan oleh menurunnya produksi batubara kemudian juga menurunnya produksi minyak dan gas dan sumber daya alam lainnya," kata Isran Noor pada acara pembukaan Pelatihan Pramuwisata Madya dan Uji Sertifikasi Kompetensi tahun 2020, yang digelar di  Bougenville Room Hotel Grand Kartika Samarinda,  Senin (21/09/2020).

Walaupun terjadi penurunan, lanjut Isran Noor,  tetapi Kaltim masih surplus,  walaupun secara nasional dan  keseluruhan kmemang mengalami kontraksi,  artinya Kaltim mengalami kondisi pertumbuhan menurun.

" Kalau sudah mengalami kontraksi yang dalam itu akan menyebabkan sebuah resesi, dan  itu beda dengan krisis,  kalau krisis itu berbahaya bagi keselamatan perekonomian  negara, tapi kalau resisi itu masih dalam perhitungan perhitungan statistik dan matematika kita masih bisa bertahan," paparnya.

Isran Noor melihat prospek  sektor pariwisata di Kaltim sangat besar, hanya saja belum bisa dikelola secara profesional dan belum ada  yang mau mengelola dalam bentuk bisnia yang besar, karena memang masih dianggap terlalu mahal dan objek-objek wisata di Kalimantan Timur itu masih belum didukung oleh sektor sektor lainnya.

banyak  banyak hal yang masih  menghalangi kemajuan pariwisata di Kaltim,   kalau melihat pariwisata  seperti di Bali dan Yogyakarta, infrastrukturnya sangat bagus, walaupun sekarang ini yang paling mengalami kontraksi yang paling dalam di seluruh provinsi Indonesia  hampir 60 persen  menurunnya kunjungan wisatawan datang ke Bali,  baik dalam maupun luar negeri.

"Oleh sebab itu, katika kita ingin membangun rencana besar dalam sektor pariwisata di Kaltim, maka  faktor - faktor lainnya harus mendukung secara sinergi untuk bersama-sama membangun pariwisata kita," tandas Isran Noor.(mar/poskotakaltimnews.com)